Cari Blog Ini

Memuat...

Kamis, 04 November 2010

memelihara tokek dan menciptakan rupiah!

http://beli-tokek-dan-antik.blogspot.comTokek adalah nama umum untuk menyebut cecak besar. Ada beberapa jenis tokek, namun istilah tokek biasanya merujuk kepada jenis tokek rumah berikut ini. Tokek tersebut banyak terdapat di alam bebas dan pekarangan rumah penduduk serta rumah tua serta bangunan pabrik.

Tokek rumah adalah sejenis reptil yang masuk ke dalam golongan cecak besar, suku Gekkonidae. Tokek rumah memiliki nama ilmiah Gekko gecko (Linnaeus, 1758). Dalam bahasa lain hewan ini disebut sebagai téko atau tekék (bahasa Jawa), tokék (bahasa Sunda), dan tokay gecko atau tucktoo (bahasa Inggris).

Kenapa Tokek bisa mahal?

Tokek sering digunakan dalam pengobatan tradisional Cina yang memiliki efek anti-tumor. Para ahli pengobatan Cina mengembangkan obat tumor dari organ tubuh tokek, Tim yang diketuai Prof. Wang dari Universitas Henan, Cina, menunjukkan bahwa zat aktif tekek tidak hanya meningkatkan respons sistem kekebalan tubuh dari suatu organisme, tetapi juga menginduksi sel-sel tumor apoptosis (yang membunuh dirinya sendiri) serta menekan ekspresi protein VEGF dan bFGF, faktor pendukung berkembangnya kanker. Tekek efektif dimanfaatkan untuk menghilangkan tumor ganas, terutama tumor di bagian sistem pencernaan yang dijadikan sebagai alternatif pengobatan, yaitu operasi, radioterapi, dan kemoterapi. (Terbukti).Tekek memiliki antibodi yang sangat bermanfaat bagi manusia untuk menetralisir racun dalam tubuh yang kita kenal sebagai alergi dengan beberapa klasifikasi segala jenis alergi kulit ataupun alergi pernafasan, seperti asma, gatal-gatal, kudis, eksim dan lain sebagainya. Dan yang lebih utama manfaat dari tokek terdapat pada pangkal ekor nya yang memiliki kemampuan regenerasi sel, yang dipercaya bermanfaat untuk memulihkan tenaga dan mengganti sel tubuh yang rusak setelah sakit atau yang terutama dapat segera mengembalikan fungsi vitalitas pria setelah beraktivitas.

Lidah atau empedu dari tokek berukuran besar (bobot tokek > 3 ons), dapat diolah untuk dijadikan obat penyembuhan terhadap penyakit HIV / AIDS dan hal ini pula yang diduga mendongkrak harga jual tokek berukuran besar.
Tokek bermanfaat sebagai penghubung supranatural : sebagai pelet pencari jodoh, sebagai ilmu kanuragan tokek, sebagai ramuan ilmu santet, sebagai hewan sesembahan untuk roh halus, sebagai hewan hoki apabila suara tokek bejumlah 7 dan 9, sebagai makanan dedemit bagi pemelihara demit, sebagai hadiah mainan tuyul setelah bekerja mencuri uang, dll…

Daging tokek dipercaya dapat menambah gairah seks pria.



Masih banyak masyarakat yang mempercayai mitos tentang tokek, sehingga inilah salah satunya mengapa tokek diburu dan dihargai mahal. Beberapa contoh mitos yang masih dipercaya oleh masyarakat di Indonesia bahkan sampai masyarakat dunia.
Misalnya di Jepang masih ada yang percaya bahwa tokek masih merupakan keturunan naga.


Mitos yang sering masih terdengar misalnya, tokek bisa mendatangkan keburuntungan bila dipelihara di rumah atau toko. Dengan kata lain tokek dipercaya sebagai hewan pembawa keberuntungan. Dan lawan dari tokek misal burung gagak, siapa yang suka burung gagak, karena burung ini mengeluarkan suara yang menandakan datangnya malapetaka. Sedangkan tokek adalah hewan pembawa keberuntungan, adapun ciri-ciri yang dipercayai oleh masyarakat yaitu tokek yang berbunyi ganjil, tokek yang memiliki buntut bercabang dua dan menghadap ke langit, dll.


Saat ini tokek dipercaya dapat meyembuhkan aids. Sebagian orang percaya empedu dan air liur atau lidah bahkan darahnya dapat meningkatkan imunitas tubuh sehingga dapat mengobati pernyakit AIDS, walaupun sampai saat ini belum ada instansi manapun yang mengeluarkan statment bahwa tokek dapat menyembuhkan AIDS. setidaknya ada beberapa orang yang tiba2 menjadi milyuner akibat menjual tokek dengan harga miliaran. Tokek dengan berat diatas 3 ons keatas dipercaya telah memiliki khodam (penunggu), sehingga tokek akan terlihat sangat besar dan berbanding terbalik dengan berat aslinya. sehingga tokek yang terlihat besar akan ringan ketika ditimbang karena khodamnya pergi saat ditimbang. Masih banyak lagi mitos di masyarakat dan tokek memang punya banyak misteri yang belum terpecahkan dan belakangan ini mulai diteliti dan banyak diburu.


A.     Manipulasi  Menambah Berat Tokek
Karena begitu mahalnya harga seekor tokek dan itu dikarenakan bobot atau beratnya maka banyak orang berlomba untuk memperberat tokek agar laku mahal. Ada banyak hal yang tak terpuji dilakukan agar cepat dapat uang banyak dan tidak lagi perduli dengan kerugian pada  orang lain maupun pada reptil tokek yang akhirnya kesakitan dan mati.




Ada banyak cara atau metode untuk memanipulasi tokek,  dari yang cara konvensional sampai yang modern dengan cara disuntik silikon dan sebagainya. Selain itu ada juga dengan cara penggelonggongan dan cara-cara  tidak benar sehingga tidak sedikit kerugian yang terjadi pada para pembeli maupun mediator.
Untuk mengetahui apakah seekor reptil alami atau sudah dimanipulasi tentu banyak caranya  dan ada beberapa ciri bahwa itu tokek alami atau sudah dimanipulasi.


a.  Silikon
Ada yang dengan cara menyuntikkan silikon dibagian tubuh tokek, mulai badan dan sekujur tubuhnya sehingga tokek nampak gemuk dan berat bertambah. Kelemahan pada penyuntikkan silikon adalah nampak gerakkan tokek sangat lambat dan bila tokek dibalik atau ditelentangkan maka tokek tidak mampu membalikkan badan lagi. Untuk mengetahui apakah tokek pernah disuntik silikon maka diperlukan kejelian, ada yang ditusuk-tusuk dengan besi dan terdapat benjolan yang tidak sesuai atau agak aneh itu berarti ada kandungan silikon. Perlu diingat bahwa bila tokek pernah dilakukan penyuntikkan silikon maka tokek tidak bisa bertahan lama hidupnya dan mempercepat kematian.
Biasanya tokek yang di silikon dan disuntikkan dengan sembarangan sehingga terjadi infeksi dan tokek akan mengalami pembusukkan, biasanya di daerah ekor dan tidak  lama akan putus ekornya atau mati tokeknya.


b.  Gotri  atau  peloran
Yang paling cepat untuk bisa menjadi berat adalah dengan memberi gotri atau peloran atau besi bulat-bulat dimasukkan kedalam mulut tokek dan tertelan sehingga tokek akan mengalami berat yang fantastis. Kelemahan pada cara ini adalah mudah diketahui yaitu dengan cara menempelkan magnit pada tubuh atau sekitar perut tokek dan menempellah magnit tersebut. Pemberian gotri berpengaruh pada perut tokek  dan tokek dengan cepat akan mati karena unsur besi sangat menyakitkan didalam perut tokek.
Cara mudah untuk mengetahui ada besi selain memakai magnit yang ditempelkan,  bisa juga dengan cara tokek disemprot air didaerah mulutnya sehingga tokek bila pernah digelonggong maka akan memuntahkan makanan yang baru diberikan. Untuk itu diperlukan kejelian tersendiri untuk bisa menafsirkan tokek itu wajarnya  berat berapa.

c.  Batu
Batu dibuat pipih seperti pil sehingga  mudah untuk diberikan pada  tokek dan bila tertelan nantinya tidak akan menyakitkan. Batu yang berbentuk pil bulat itu lebih enak daripada gotri yang bulat bola namun tetap saja tidak baik bagi tokek. Cara ini cukup aman dari penyelidikan karena bila ditest memakai magnit tidak terdeteksi. Cara untuk mengetahui apakah pernah diberi batu  didalam perutnya adalah dengan menekan isi perut tokek apakah keras atau lunak biasa. Bila keras dan padat maka bisa dipastikan perut tokek banyak berisi batu bulat pil tersebut.


d.       Penggelonggongan
Tokek dipaksa menelan  sebanyak mungkin jengkerik sehingga akan menambah  bobot tokek cukup drastis. Tokek diusahakan bisa menelan jengkerik minimal 10  ekor keatas dengan cara tokek disuapin terus sebelum melakukan transaksi. Ada  juga  dengan cara tokek dipegang memakai  sarung tangan dan ketika mulut tokek menganga maka jengkerik dimasukkan kedalam mulut tokek sebanyak-banyaknya.
Penggelonggongan dengan jengkerik ini bisa diketahui dengan cara menyemprotkan air ke mulut tokek beberapa kali dan tidak berapa lama maka tokek akan muntah, nampak muntah yang keluar adalah jengkerik yang berstu  dalam perut tokek  dan menggumpal masih utuh. Tokek yang digelonggong dengan jengkerik berisiko mati dalam hitungan jam. Bila tidak mati maka tokek akan menyusut dratis,  dalam semalam bisa menyusut sampai 50 gram.
Selain penggelonggongan dengan jengkerik, ada juga yang memakai anak tikus, anak kodok bahkan dibeberapa daerah memakai daging tertentu yang disuapkan atau ditelankan kedalam mulut tokek supaya tokek mengalami penambahan berat yang signifikan sehingga akan didapat uang yang banyak dari penjualan tokek.


INGAT! HAL TERSEBUT DIATAS AKAN MENGGAGALKAN TRANSAKSI KARENA AKAN DIMASUKKAN KE PASAL REKAYASA! 




B.     Memacu Bobot Tokek
Keinginan untuk membuat bobot tokek melaju pesat bisa dilakukan dengan cara-cara benar misalnya dengan vitamin alami, kandang dibuat gelap dan sebagainya namun banyak juga kendala yang nantinya dihadapi.


a.  Pemberian Vitamin
Pemberian vitamin pada tokek selama ini tidak berdampak berlebihan pada pertumbuhan bobot tokek karena vitamin yang diberikan kebanyakan vitamin untuk binatang atau unggas sehingga tidak begitu berpengaruh bagi tokek yang merupakan reptil khusus karena hidup di malam hari. Dampak lainnya adalah bila diberi vitamin banyak para pembeli akan mencela dan dikatakan tidak alami atau tokek udah direkayasa.


b.  Kandang Digelapkan
Dengan menggelapkan kandang disiang hari dan pada malam hari agar tidak ada sinar yang masuk ke kandang maka dengan demikian diharapkan penambahan bobot tokek makin pesat. Cara ini ada juga kebenarannya namun juga mempunyai kelemahan karena apabila tokek selalu  dalam kondisi gelap bisa membuat  tokek  jadi  bertapa. Tokek membutuhkan alam yang alami artinya adanya pergantian malam dan siang.


c.  Zat Perangsang Tubuh
Banyak para pemelihara  tokek mencari cara-cara untuk  mempercepat penambahan bobot tokek, diantara memakai zat perangsang tubuh. Resiko pemberian perangsang tubuh pada tokek  kalau berlebihan bisa berefek mati atau malah melepuh pada kulitnya. Tokek bisa tidak suka makan dan yang parah lagi tokek jadi lemah.

KANDANG TOKEK

Sebelum membuat kandang maka perlu diperhatikan adalah untuk apa anda menempatkan tokek di dalam kandang tersebut. Sebab setiap kandang yang akan dibuat tentu akan disesuaikan dengan maksud dan tujuan anda atas reptil tokek tersebut.
Bila anda ingin memelihara tokek sekedar hobby maka akan beda pula kandangnya, bila anda ingin beternak atau ingin mengembangbiakkan tokek tersebut. Terlebih lagi bila anda mau membudidayakan agar tokek memiliki berat tertentu atau penggemukkan.
Jadi minimal ada 3 macam kandang, yaitu kandang tokek untuk hobby, kandang tokek untuk beternak berkembang biak, kandang tokek untuk pembesaran atau penggemukkan.




















A.     Makanan Tokek
Makanan kesukaan tokek adalah laron, begitu sukanya tokek pada laron ini sehingga untuk memangsa laron tokek sampai rela  turun ke tanah dimana banyak laron merayap. Memang laron hanya ada pada musim hujan awal saja, selebihnya laron udah amat sulit dijumpai oleh tokek.
Selain laron, makanan kesukaan tokek bisa berbagai macam serangga  dan bisa juga anak burung atau memangsa nyamuk dan lain sebagainya. Sebenarnya tokek bisa memangsa apa saja, misal anak katak, jengkerik, walang, kroto, ulat  dan sebagainya, termasuk kecoak namun dianjurkan jangan diberi kecoak bisa menyebabkan kurang baik pada tokek maupun bila  sesudah memakan kecoak dan menggigit manusia maka akan berakibat buruk.
Tokek makan pada waktu malam, dengan menggunakan penglihatannya dan lompatan serta lidah yang bisa menangkap mangsanya. Namun sebaliknya bila siang hari tokek bukan makan tapi menerkam sesuatu yang bergerak dan seolah menyerang dirinya.




a. Pakan yang mudah didapat
Penting untuk diperhatikan apabila memberikan makanan pada tokek yaitu, berilah makanan yang mudah didapat atau mudah dibeli, misal jengkerik. Dan juga perlu diperhatikan bahwa jangan memberi makanan yang berbeda-beda sehingga tokek malas makan dan menjadi manja dan minta yang enak-enak saja. Misal diberi ulat bambu.


b. Banyaknya Pakan Yang Diberikan
Per hari tokek diberi makan sebanyak 3 gram jengkerik atau setara 8 ekor jengkerik. Pilih  jengkerik yang masih clondo atau belum keluar sayap.


c. Waktu Pemberian Pakan
Waktu yang tepat untuk memberi makan pada tokek yaitu pada waktu malam pk 8.00 dan pukul 3.00 pagi. Saat inilah tokek perlu makanan atau sedang mencari makan. Tokek mulai aktif saat matahari tenggelam, namun belum mencari makanan tapi mencari sesama tokek untuk  bercengkerama atau saling berkomunikasi lewat suaranya yang cukup menggema.  Tokek bisa diberi makan 2 kali yaitu pk 8 malam dan 3 pagi atau diberi makan 3 kali, yaitu pk. 8 malam, pk 11 malam dan pk 3 pagi.


d. Cara Menyiapkan Pakan
Tokek paling menyukai laron, sebab itu kita harus menyiapkan jengkerik sehingga berbentuk seperti laron, caranya ambil seekor jengkerik lalu buanglah kedua kaki belakang jengkerik, nah  sekarang jengkerik seperti laron bentuknya. Untuk itu perlu diperhatikan saat membeli jengkerik, selain masih clondo atau masih kecil dan juga pilih jengkerik yang berwarna merah dan harap jangan memberi jengkerik warna hitam. Jengkerik yang sudah dibuang kakinya dan berbentuk laron bisa ditempatkan ditempat pakan didepan papan.


e. Kalsium
Harap diperhatikan bahwa tokek yang dapat diperjual belikan adalah tokek yang mempunyai kepala lebih besar dari perut, asupan protein yang cukup hanya memperbesar massa badan, agar di dapatkan massa tulang yang besar dapat diberikan asupan kalsium bubuk yang ditaruh di dalam piring kecil, tokek akan menjilat tepung kalsium tersebut. Kalsium akan merangsang tulang tulang pada tubuh tokek untuk ikut membesar sehingga ukuran kepala dan tubuh akan proporsional.
 


B.     Air Minum
Tokek pada umumnya tahan tidak minum. Namun tidak ada salahnya bila diberi persediaan air minum. Selain agar cepat gemuk juga mencegah kematian akibat mogok makan karena berada dikandang yang tidak mengenakkan itu.
Untuk memberi minum sebenarnya cukup air biasa saja, biasakan tokek meminum air tanpa dimasak dulu. Selain air biasa, bisa juga diberi air kelapa dan air gula aren
Cara memberikan minum bisa ditaruh ditempat minum atau disemprotkan didekat mulutnya. Namun yang paling benar adalah biarlah tokek meminum sendiri.


C.     Vitamin
Untuk supaya lebih segar dan semangat. Agar lebih nyaman dan tokek terlihat alami dan lincah maka bisa diberi minyak ikan,  susu cair yang masih segar, madu, udang kecil atau ebi dan bisa juga sayuran seperti jagung muda dan wortel yang diiris kecil-kecil. Selain itu bisa diberi madu yang asli dari lebah, atau susu yang asli dari sapi dan bukan sudah dijadikan bubuk atau susu kental pabrikan.


A.     Kandang Tokek Untuk Hobby
Bila untuk kesenangan atau hobby maka lazimnya dipakailah kandang yang bisa membuat kita bisa melihat tokek tersebut dan tokek juga merasa nyaman dan tidak terganggu oleh kehadiran orang yang menontonnya. Kandang bisa terbuat dari aquarium atau dari kayu  dan didepannya ada kawat kasa yang nantinya bisa terlihat jelas kegiatan tokek tersebut.  Kandang untuk penghobby tokek tentu juga didalamnya terdapat sarana yang akkan membuat tokek merasa nyaman namun tetap kegiatannya dapat dilihat atau dinikmati oleh pemiliknya. Didalam kandang bisa berisi bambu  atau kaleng atau kotak dan berbagai accesories lainnya. Ukuran kandang relatip dan bisa berapa saja sesuai selera dan ruang yang ada. Misal bisa Panjang 1m x Lebar 0,5m x Tinggi 2 meter. Catatan : biasanya kandang hanya 1 atau 2 saja dan diisi dengan beberapa tokek, antara 2 sampai sebanyak-banyaknya. 


B.     Kandang  Tokek untuk Beternak
Kandang untuk beternak pasti dibuat sebanyak mungkin, karena nantinya hanya akan berisi 2 ekor saja, yaitu tokek betina dan jantan. Kandang bisa langsung dibuat besar lalu dipetak-petak lagi sehingga bisa menampung sampai begitu banyak pasangan tokek. Didalam kandng bisa diberi bambu atau kardus bekas telur ayam. Ditiap kandang  diberi sedikit cahaya yang bisa masuk bisa berupa kawat kasa. Untuk ukuran tentu saja bisa disesuaikan, bisa tiap pasangan menempati ukuran 0,5  meter persegi atau lebih kecil.


 C.     Kandang Untuk Pembesaran


Dari ketiga macam kandang tokek, untuk kandang yang ke tiga ini yang paling sulit dan perlu kecermatan yang presisi. Bila  pembuatan kandang  salah maka tidak bisa diharapkan tokek menjadi gemuk dan berat timbangannya. Yang seringkali dilupakan para pemelihara tokek adalah mereka lupa bahwa tokek itu bisa adaptasi. Jadi kalau kandang salah maka bisa saja tokek bukan semakin besar atau semakin gemuk tapi bisa semakin kurus dan kecil serta tentu saja ringan bila ditimbang.
Sebelum membuat kandang untuk pembesaran atau penggemukkan perlu direnungkan bahwa reptil tokek amat pandai untuk beradaptasi. Untuk itu pembuatan kandang juga haruslah berupa papan adaptasi. Tokek tidak kita biarkan semaunya namun akan kita  posisian agar berada ditempat yang horizontal, lalu dibuat agar terangsang untuk merangkul besar papan atau lebar papan yang hampair terjangkau dan dirangsang agar mau memanjangkan tubuhnya lagi sehingga ukuran panjang dari kepala sampai ekor akan bertumbuh pesat. Agar tokek mencapai berat yang maksimal maka dibuatlah sebuah papan berukuran lebar 12 cm dan panjang 40 cm dan tebal 1 cm.


 Papan akan ditempatkan secara horizontal ditengah-tengah kandang, agar dengan perlakukan horizontal ini, energi tokek tidak terbuang, tokek cepat mengalami obesitas, dengan sedikit bergerak dan makanan yang tersedia didepan papan tempat nongkrong maka penggemukkan akan berlangsung pesat. Fungsi lebar papan 12 cm, bertujuan agar tokek bisa semakin besar karena ingin beradatasi dengan papan, sedangkan rangkulan kaki depan tokek mencapai 10 cm, Jadi sisi kiri dan kanan hanya kurang 1 cm saja


Tokek tergerak ingin menyatu dengan papan tersebut.Dalam waktu 2 bulan atau setelah papan terangkul, maka papan diganti dengan yang lebih lebar yaitu 15 cm agar  lebih lagi besar tokek, demikian setelah 2 bulan kemudian diganti lagi dengan yang 17 cm.


Fungsi Panjang papan 40 cm pada 2 bulan pertama adalah agar tokek terangsang beradaptasi memanjangkan tubuhnya dan setelah papan 40 cm sudah mulai tersisa beberapa cm, maka perlu diganti dengan yang papan panjang 45 cm dan demikian pula 2 bulan kemudian diganti dengan yang panjang 50 cm.
Fungsi Warna papan, papan diharapkan dari kayu randu atau kapuk atau kotak bekas buah. Papan ini berwarna cerah dan sangat disukai oleh tokek, ada memang beberapa jenis papan yang juga amat disukai oleh reptil ini untuk menempel.Warna papan yang cerah dan terang membuat tokek akan beradaptasi menjadi menampilkan warna kulitnya yang natural dan terlihat jelas, warna kuning, merah dan dasar putih.




Bahan kandang dari kawat kasa ukuran diamater 1 cm. Diameter1 cm memungkinkan tokek bisa lebih tenang. Bila kawat diameter 2 cm maka tokek berkeinginan untuk keluar terus sehingga luka pada mulutnya. Sebaliknya bila berdiameter 0,5 cm akan membuat tokek menempel di dinding kawat. Dan bila menemel berati energi terbuang percuma. Kandang bisa menimbang, berfungsi agar bisa mengontrol berat tokek tanpa tokek dipegang dan terganggu atau sering disebut stres.
Penempatan kandang juga tidak boleh bersusun, ditaruh dengan ketinggian posisi tokek setingga hidung atau mata melihat atau sekitar 140  cm. Kandang mempunyai ukuran minimal panjang 50 cm, lebar 50 cm dan tinggi 50 cm.


Bahan Kandang :
- Kawat kasa diameter 1 cm
- Papan Adaptasi kayu  randu / kapuk
- Plastik tempat makan dan minum
- Kartu Data Tokek
- Buku Induk Tokek
- Kartu Menuju Target


Peralatan Membuat Kandang :
-  Tang Penggunting kawat
-  Plastik Pengikat
-  Kawat tali


Perlengkapan Kandang Lainnya
-  Kartu Penimbangan Tokek
-  Alat  Penimbang Digital
-  Kartu Grafik Tokek


A.     Membawa Tokek Dengan Aman
Untuk membawa tokek dengan aman artinya  tokek nantinya tetap segar, sehat dan lincah serta tidak ketakutan dan masih mau makan banyak tentu ada trick  dan sarana yang tepat. Keluhan kerugian akibat membawa tokek yang salah dan berakibat tokek mati atau minimal berat berkurang katanya dapat  diatasi  dengan cara yang benar.


a. Membawa Tokek Di Kendaraan ber AC
Untuk membawa tokek di kendaraan ber AC diperlukan sarana yang bisa mengurangi dingin yang berlebihan dan memberi kehangatan,  Sarana itu  ada pada karton dan kertas koran. Bentuklah kertas karton menyerupai jajaran genjang atau persegi panjang dengan diamter panjang 40cm, lebar 12 cm dan tinggi 5 cm. Beri lubang agar ada udara yang nantinya bisa masuk.  Potong ujungnya sehingga bisa berguna sebagai pintu masuk dan sebagai penutup. Cara mengambil tokek,  cukup arahkan kotak tersebut ke arah kepala tokek dan tunggu dengan sabar sampai tokek mau masuk ke kotak dengan sendirinya. Setelah masuk tinggal tutup dengan penutupnya.


Dan setelah didalam kotak karton anda bisa melakukan perjalanan dengan kendaraan ber AC  tanpa takut tokek mati akibat kedinginan. Cara ini paling aman, tidak mengganggu tokek (ada yang berkata stres tokeknya padahal yang stress itu pemiliknya yang punya hutang belum bisa membayar). Dengan memasukkan tokek di kotak karton juga bisa berfungsi untuk pemindahan atau membawa keluar kota, anda tidak perlu kuatir mati karena tokek tahan hidup sampai 3 minggu bahkan 1 bulan tanpa makan.


Selain itu bila anda membawa tokek keluar  kota dan dengan memakai mobil ber AC atau kereta api ber AC  maka cara ini juga  paling tepat karena karton memberikan kehangatan buat tokek sehingga tidak terlalu kedinginan, walau dingin juga tidak masalah.


c.  Membawa Tokek Dengan Kendaraan Non AC
Bila membawa tokek di siang hari dan berkendaraan non AC, maka dapat dipakai  pelepah pisang. Selain dingin  dan lembab, pelepah pisang bisa melindungi dari terik atau panas yang berlebihan. Dan yang pasti tokek tidak akan berkurang beratnya akibat cuaca atau suhu udara  panas. Ambil pelepah pisang lalu lipat jadi 2 dan diikat pakai tali sehingga ada lubang disebelahnya. Tokek siap untuk dimasukkan dan jangan lupa memberi  daun kering agar terasa ada yang melindungi atau terlindungi.
Yang perlu diingat pada saat membawa tokek keluar kota bila memakai kendaraan umum, misal bus atau kereta api adalah jangan sampai tokek terlepas dan keluar dari tempat kita membawa dan berjalan diantara penumpang bus atau kereta api lainnya dan akibatnya kita bisa dibawa ke kantor polisi.
Untuk itu bila membawa tokek harus betul-betul rapi dan usahakan dilindungi dengan kawat kasa secara keseluruhan agar bila keluar dari kotak karton tokek tidak akan lepas berkeliaran.
Lain bila kita membawa dalam kendaraan sendiri walau tentunya lebih aman dan tidak bikin repot bila dipakai pengaman kawat kasa agar tokek tidak lepas sebab kalau lepas minimal akan membikin kita menjadi cukup was-was dan hilang harapan dapat uang banyak.


d.  Membawa Tokek Pakai Pesawat Udara
Dapat saja dilakukan dengan cara  melewati karantina di bandara, memang selain harus melalui pemeriksaan kesehatan dan administrasi beaya yang tidak sedikit tentu resikonya cukup banyak. Namun dari segi kecepatan sampai memang  dengan pesawat udara lebih cepat dan aman hanya ada resikonya.


TIPS ATAU CARA MEMELIHARA TOKEK DENGAN BAIK.

1 Tokek Merupakan Binatang yang tahan lapar, serta tahan cuaca.

Jadi kalo tokek gak diberi makan selama 1 minggu ato 2 minggu, itu gak masalah. Atopun dicuaca panas ato dingin itu juga gak masalah.

2. Tokek Merupakan hewan kanibal

Jadi jika dia kumpul jadi 1 kandang, dan merasa lapar,dia bersifat kanibal.

Dia mempunyai pedoman siapa yang kuat dia yang menang, jadi ada hukum rimba di sini. Jadi saran saya 1 kandang 1 tokek. Supaya tidak ada persaingan makanan.

3. Tokek Gampang Stress

Dan Karena tokek yang gampang stres, maka sekali diletakan dikandang, jangan dipindah pindah lagi baik tokek maupun kandangnya. Tujuannya supaya tokek tidak stres, akibatnya dia akan gak doyan makan. Sebenarya tokek mati, rata rata mengalami stres. Soalnya ketika saya pertama kali banyak yang mati.

4. Peletakan kandang di tempat yang sesuai.

Tempatnya usahakan di luar, kalo bisa dibawah pohon. Tujuanya supaya tetap merasa di alam.

5. Adaptasi tokek dari ditangkap dan masuk kandang.

Biasanya tokek tidak mau makan selama 2 minggu ato bahkan lebih. Tapi jika kandang dibuat dari kayu, adaptasi akan menjadi lebih cepat. Jadi saya sarankan buat kandang dari kayu.

6. Tujuan memisahkan per kandang.

Yaitu supaya tokek tidak bertelur ato berkembang biak. Karena tujuan utama saya yaitu membesarkan bukan membudidayakan.

7. Untuk ukuran kandang bebas.

Syaratnya harus dari kayu, dan agak gelap. Madsutnya gelap semua tertutup kecuali pintu mengunakan kawat streamin. Dan usahakan max 2 ekor tokek dalam 1 kandang. Kalo ditempat saya menggunakan bekas lemari baju dari kayu, saya modif dengan pintu menggunakan kawat streamin.

8. Untuk makanan.

Serangga adalah makanan tokek. Ini akan merangsang tokek menjadi lebih besar. Dalam hal ini bisa menggunakan jangkrik/Kroto sebagai makanan tokek.Untuk peningkatan beberapa ons itu tergantung banyak faktor, usahakan jangan sampai tokek merasa stress itu aja. buat kandang senyaman mungkin.

9. Cara memegang.

Tokek memang agak menakutkan. biasanya memegang posisi dari belakang, dan sasaran kepalanya, jangan ekornya, karena dia akan melepaskan ekornya kalo dipegang, kayak cicak.
caranya kalo kegigit, siram mulutnya dengan air hangat ato, alihkan gigitanya dengan benda agak lunak misal kain.



OK, SELAMAT MENCOBA!  















Tidak ada komentar: